Cara Memelihara Tanaman Lidah Buaya

Cara Memelihara Tanaman Lidah Buaya

 

Lidah buaya (aloe vera) adalah tanaman asli daerah tropis. Namun demikian, meski Anda tinggal di daerah dengan musim dingin, Anda bisa memiliki tanaman lidah buaya yang sehat dan cantik di dalam ruangan. Di daerah dengan musim dingin, lidah buaya harus ditanam di dalam pot dengan media tanam berupa campuran tanah yang dibuat khusus untuk tanaman sukulen – tanaman yang habitat aslinya adalah daerah kering dan tidak dapat tumbuh besar. Lidah buaya menyukai kondisi kering dan hangat, bukan basah dan dingin, sehingga cukup siram saat tanahnya sangat kering. Tanaman lidah buaya yang sehat akan menghasilkan “anakan” yang bisa dipisahkan dari induknya dan ditanam dalam pot tersendiri.

  1. Letakkan lidah buaya pada tempat yang mendapat banyak sinar matahari.

Jendela dapur atau tempat lain di rumah Anda yang terpapar sinar matahari adalah lokasi yang sempurna untuk lidah buaya. Tempat dengan sinar matahari tak langsung juga cukup baik untuk lidah buaya. Tanaman ini tidak akan tumbuh subur bila sepenuhnya berada pada area pembayangan. Jadi, pastikan agar setidaknya ada sedikit sinar matahari masuk ke ruang di mana Anda meletakkan pot berisi lidah buaya.

baca juga : jual bibit tanaman buah

  • Selama musim panas sejauh tidak ada kemungkinan munculnya embun beku, Anda bisa memindahkan lidah buaya ke luar ruang. Lidah buaya terdiri dari 95% air, dan bahkan sedikit saja embun beku akan membekukan tanaman ini dan membuatnya berubah lembek semacam bubur.
  • Jika Anda tinggal di zona tumbuh yang hangat (berdasarkan USDA Hardiness Zone, yaitu zonasi vertikal yang ditetapkan secara geografis dengan kategori tertentu di mana tumbuhan bisa hidup) dan menanam lidah buaya di luar rumah, pilihlah tempat yang mendapat penyinaran matahari penuh (enam sampai delapan jam per hari).

  1. Siram lidah buaya dengan banyak air, namun tidak berlebihan.

Lidah buaya hanya memerlukan sedikit perawatan, karena tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Tunggu hingga tanah menjadi kering setidaknya sampai ±2,5 cm di bawah permukaannya, barulah lidah buaya perlu disiram. Siramkan banyak air secara perlahan, sampai Anda melihat air keluar dari lubang drainase di bagian bawah pot. Anda tidak perlu lagi menyiramnya hingga tanah mengering setidaknya sampai ±2,5 cm di bawah permukaannya. Di kebanyakan lingkungan serupa, penyiraman dilakukan sekali seminggu dan satu setengah atau dua minggu, dan dikurangi selama musim dingin.

  • Jika Anda baru saja memindahkan lidah buaya ke dalam pot, tunggulah dua atau tiga hari sebelum menyiramnya. Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada akar tanaman menyesuaikan diri dengan tanah yang baru sebelum menyerap air.
  • Jika ragu, kurangi penyiraman, tidak lebih. Saat lidah buaya terlalu banyak disiram, akarnya akan membusuk, dan pada akhirnya tanaman itu akan segera mati. Apabila Anda tidak yakin apakah sudah saatnya menyiram atau belum, lebih baik tunggulah beberapa hari lebih lama.
  • Jika Anda benar-benar menyayangi tanaman lidah buaya Anda, pertimbangkan untuk memanfaatkan air hujan. Jadi, ketika turun hujan biarkan lidah buaya terkena siraman air hujan, jika tidak hujan biarkan tumbuh tanpa air hujan. Cara tersebut meniru kondisi habitat asli tanaman.
  • Ingatlah, menyirami tanaman lidah buaya secara berlebihan bisa menyebabkan busuk akar dan pertumbuhan jamur. Jadi, pastikan untuk menghindarinya.

  1. Lakukan pemupukan selama masa pertumbuhan.

Pada musim panas (di AS sekitar April s/d September), lidah buaya akan tumbuh dengan cepat. Anda dapat mendukungnya dengan memberikan pupuk dua kali sebulan selama bulan-bulan tersebut. Encerkan pupuk 15-30-15 (deretan angka yang biasanya tertulis pada label kemasan ini menunjukkan kadar/persentase masing-masing unsur hara dalam pupuk selain bahan pengisi lain), caranya dengan mencampur air. Pemupukan dilakukan bersamaan dengan saat Anda menyiram tanaman tersebut.

  • Hentikan pemupukan selama musim dingin, karena tanaman tidak dapat menggunakan pupuk tersebut ketika pertumbuhannya sedang tidak aktif.

  1. Waspadai serangan serangga.

Ada beberapa hama yang sering menyerang tanaman lidah buaya, salah satunya adalah kutu putih. Hama ini berbentuk datar dan berwarna cokelat atau cokelat muda dan suka mengisap getah tanaman lidah buaya. Untuk mencegahnya, gunakan pestisida alami yang tidak beracun pada tanaman.

Cara Merawat Lidah Buaya Mudah Sekali

Perawatan penting bukan? tidak terkecuali untuk tanaman yang memiliki nama latin Aloe Vera. Tanaman yang berasal dari Afrika ini kaya akan manfaat. Oleh karena itu, bagi anda pecinta tanaman harus tau cara merawat lidah buaya yang benar. Terlebih bagi para pembudidaya Lidah Buaya.

Berikut cara merawat Lidah Buaya:

  1. Sinar matahari

Perhatikan sinar matahari dengan tanaman kesayangan anda ini. Lidah Buaya memang jenis tanaman yang banyak membutuhkan sinar matahari. Namun, hindari sinar matahari yang terlalu intens pada tanaman yang satu ini.

Sinar matahari yang intens atau terlalu banyak akan membuat daun rusak dengan adanya bintik coklat gelap atau daun berwarna orange. Dengan begitu, lidah buaya tidak lagi menawan.

Jika daun sudah bersisik dan berwarna orange sepenuhnya, itu tandanya Lidah Buaya sudah parah. Oleh karena itu, letakkan Lidah Buaya di tempat yang teduh namun terkena sinar matahari langsung.

  1. Tanah dan Pupuk

Perhatikan tanah yang ditanami Lidah Buaya. Pastikan tanahnya kering, bukan tanah basah. Anda bisa mencapur tanah dengan pasir, batu apung, dan perlit.

Pupuk juga perlu diperhatikan supaya Lidah Buaya tumbuh dengan subur. Anda bisa memberi pupuk organik tergantung pada tingkat kesuburan Lidah Buaya.

  1. Penyiraman

Lidah Buaya merupakan tanaman yang menyimpan banyak air di daunnya sehingga anda tidak perlu banyak menyiram dengan air. Siramlah Lidah Buaya ketika tanah terlihat kering. Jika tanaman Lidah Buaya di dalam pot, pastikan terdapat lubangan dibawah pot untuk membuang kelebihan air. Perlu diketahui bahwa Lidah Buaya yang kelebihan air akan cepat busuk.

  1. Mengganti Pot

Jika tanaman Lidah Buaya anda di dalam pot, perhatikan tempat pertumbuhannya. Lidah Buaya yang anda tanam akan tumbuh kembang dan memiliki banyak tunas. Jika pot tidak mencukupi lagi maka gantilah dengan yang baru dan lebih besar. Lidah Buaya yang sudah bertunas, anda dapat memisahkan tunas dari induknya dan menanam dalam pot sendiri. Jika tetap disatukan maka akan menyedot energi dari pohon induk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *